Tgk Abdul Rani Tukang Service Sepeda Pencetak Juara Qari dan Hafiz Al- Quran

  • Share

Potret| Aceh Timur – Latar belakang pekerjaan dan tidak bergelar bukanlah suatu rintangan seorang guru dalam mendidik generasi menjadi insan qurani. Kemauan dan dedikasi tinggi adalah modal utama dalam sebuah lembaga pendidikan untuk menciptkan generasi kreatif.

Hal ini telah dibuktikan, Tgk Abdul Rani warga Desa Puloe U Kecamatan Nurussalam, Kabupaten Aceh Timur. Kendatipun pria berusia 67 tahun tersebut berprofesi sebagai seorang tukang service sepeda, akan tetapi lewat kepiawaiannya, beliau mampu mendidik santri daerahnya menjadi insan yang mampu menghafal dan membaca Al- Quran hingga menjadi juara mulai tingkat kecamatan, kabupaten, Provinsi bahkan Nasional.

Tak bermodal dan tanpa bantuan Pemerintah Daerah, pada tahun1999 Tgk Abdul Rani berhasil membangun balai pengajian Hafiz dan Qari di perkarangan rumahnya yang diberi nama Nurul Ilmi (Cahaya Ilmu- Red). Melalui balai dan gubuk-gubuk kecil berkontruksi kayu seadanya, Ia mampu mengukir dan menanam prestasi bagi anak didiknya.

Pria yang akrap disapa Tgk Ni itu, kepada Potret Aceh Timur, Selasa (19/01/2021) mengaku, hasil kerjanya sebagai tukang service sepeda di Keude Ulee Ateung Bagok, kerap disisihkan untuk kebutuhan balai pengajian miliknya.

“Alhamdulillah berkat bantuan wali murid, balai pengajian ini telah berjalan sejak 1999 hingga saat ini. Dan berkat doa-doa kita semua banyak santri di sini yang berperstasi di MTQ tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi bahkan ada yang ke tingkat Nasional,” papar Tgk Abdul Rani.

Meski Tgk Ni harus mengurus ratusan santrinya dari berbagai daerah dalam wilayah Aceh Timur, sampai saat ini profesinya sebagai tukang service sepeda tetap digelutinya sebagai mata pencarian sehari-harinya.

Saat disinggung Potret Aceh Timur, apa kendala dalam menjalankan balai pengajiannya, Tgk Ni hanya berharap mendapat perhatian pemerintah daerah sebagai penunjuang aktifitas balai pengajian Nurul Ilmi.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur, jika Pemerintah Aceh atau Aceh Timur mau membantu dan memberi dukungan untuk kelancaran proses belajar mengajar Al Quran di balai pengajian Nurul Ilmi ini. Semoga saja ada dukungan,” harapnya.

Tgk Ni juga mengatakan, bahwa di balai pengajian diasuhnya itu kerap dilakukan perlombaan antar santri. “Hal ini rutin kita laksanakan dalam tiga bulan sekali untuk mengasah mental dan bakat santri, sehingga mereka saat bertanding mempunyai mental yang baik,” papar Tgk Ni.

Pada kesempatan itu, Ia juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua wali yang telah membantu balai pengajian selama ini. “ Semoga bantuan dari wali murid selama ini dapat membatu kami dalam mendidik generasi Qurani di bumi Aeh Timur ini,” pungkas Tgk Abdul Rani. (*)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *